Monday, October 05, 2009

Mudik ala Galuh #5- Takbir menyambut Fitri

Teringat pertemuan hari kemarin dengan genk Hermes.Meski baru bertemu kami merasa sudah seperti berteman bertahun-tahun lamanya. Ini yang disebut keajaiban mungkin ya? Disaat tiba waktu kami berpisah kami berjanji akan bertemu lagi.

Seperti aku selalu berdoa untuk selalu bisa bertemu lagi dengan Idul Fitri di penghujung Ramadhan.

Malam ini takbir berkumandang di seluruh pelosok negeri. Begitu akbar, mengagungkan nama Allah. Aku bersyukur berulang kali saat menyantap menu buka puasa terakhir ini. Puasa kali ini tidak banyak cobaan yang kuhadapi, aku bersyukur, sekali lagi bersyukur.

Aku masih mengunyah makanan takjilku. Kakiku masih bergoyang-goyang dibawah meja makan mengikuti ritme kunyahanku. Meja makan ini memiliki 6 kursi. Tapi hanya terisi 3. Aku, Papaku, dan Mamaku. Esokpun formasi masih tetap sama. Kami hanya bertiga merayakan hari kemenangan di rumah ini.

Sempat terlintas betapa berat ramadhan dan idul fitri di tahun-tahun sebelumnya. Banyak ujian yang harus dilalui oleh aku dan keluarga ini.

Tapi yang selalu membuat aku kuat adalah meyakini janji Allah, bahwa Allah swt tidak akan MENGUJI umatnya dengan COBAAN di luar kemampuan umatnya. Allah Swt akan senantiasa menguji kita pada titik terlemah kita. Sampai kita berhasil memperbaiki kelemahan itu.

Kadang-kadang Tuhan menaruh kita pada tempat yang sulit supaya kita tahu dan menyadari bahwa tidak ada yang sulit bagi Tuhan.Bukan begitu?

Dalam lemahku aku memanjatkan doa untuk kedua orang tuaku, kakak-kakakku, keluarga besarku
Dalm lirihku aku memohon Allah selalu menguatkan aku, membimbingku tetap di jalanNya
Jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan mereka yang dimurkai dan bukan mereka yang sesat.


Gema takbir masih berkumandang, hingga aku memejamkan mata menyambut esok hari fitri.

Bukan hanya sekedar kata maaf di esok hari, tetapi rencana mudik juga kunanti!

***
ups..
yang kali ini semoga membuka mata hati kita semua, untuk selalu menjadi umatnya yang memperbaiki diri, berproses menuju ridhoNya.Amin

Aku orang yang terkadang munafik dan penuh khilaf, mari kita saling mengingatkan teman...Maap lahir batin yaa...