Sunday, August 30, 2009

3 Kali untuk Ibu

"Dia lucu sekali..tampan.."
"Iya seperti ayahnya.."
Kami memandangi bayi mungil didekapan suster yang mengantarkannya
"Sabar, dia akan datang sebentar lagi, pesawat suamimu baru tiba nanti siang, tadi itu yang dia katakan lewat telepon.Maskapai itu menunda penerbangannya pagi ini"
Dia tidak menanggapi apa yang kusampaikan hanya memandangi makhluk mungil itu seraya tersenyum.
Tidak dia tidak tersenyum lagi, dia mengerang kesakitan lagi.
Ada apa ini?
Semua begitu cepat ,terlalu cepat...
Mengapa senyum itu tiada lagi...

*
"Dia gagah sekali..."
"Iya seperti yang ibunya katakan seperti ayahnya..."
"Ya...(menghela nafas sedikit terisak) dan dia...cantik sekali....wajahnya damai..."
Pandangan kami beralih ke jasad yang tersemayamkan dengan senyum di wajahnya.
"Ikhlaskan dia.."
"Aku tidak sempat mendampinginya disaat dia mengantarkan sebuah kehidupan baru hingga mengakhiri hidupnya..."
*

Dari Abu Hurairah r.a, katanya:
"Seseorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah Saw, "Ya, Rasulullah, siapakah dari keluargaku yang paling berhak dengan kebaktianku yang terindah?" Jawab beliau, "Ibumu!, kemudian ibumu, kemudian ibumu, kemudian bapakmu, kemudian yang terdekat kepadamu, yang terdekat"

*
Mengapa nama Ibu 3 kali lebih mulia...

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.
QS. Luqman (31) : 14

Perjuangan dia melebihi segalanya bahkan nyawa sekalipun dipertaruhkannya mati Syahid sebagai gelarnya...
Subhannallah...

Ya Allah, untuk semua wanita yang membaca ini mereka adalah wanita yang cantik, kuat, sabar & saya menyayanginya.Tolong & tingkatkan kehidupannya. Begitupun jika dia melangkah, selamatkan dia. Amin.

Thursday, July 23, 2009 at 11:20am