Monday, August 24, 2009

Nikmatnya ke belakang

Aku bersemangat sekali pulang sore ini
Karena ini malam menuju Ramadhan!

Menunggu kakak iparku menyelesaikan pekerjaannya,
Aku menghabiskan waktu dengan kakakku di coffeshop gedung dibilangan Sudirman ini
Ya, kami sudah janjian untuk bertemu dan pulang bersama sore ini
Iced Vanilla latte satu gelas penuh aku habiskan sendiri

Waktu sudah menunjukkan pukul 6 lebih
Sudah masuk waktu Maghrib sebenarnya
Tapi kami memutuskan untuk pulang

OMG
Ini hari jumat dan Jakarta memang macet
Tetapi ini luar biasa macet
Orang berbondong-bondong tak ingin melewatkan tarawih pertama bersama keluarga( barangkali ya)
Ya sama seperti aku!
Meski Bapak Ibu di Jogja, setidaknya aku bersama kakak-kakakku

Di bilangan radio dalam, orang-orang terlihat berbondong-bondong menuju masjid
Mereka bersiap Isya berjama'ah dan tarawih pastinya
Sementara aku?
Tuhan, aku melewatkan maghribku dengan keadaan macet yang amat sangat
Sungguh bodohnya!!!

Segelas Vanilla latte tadi menimbulkan reaksi
Aku kebelet ingin buang air kecil,
sementara deretan mobil ini berbaris rapi dan tak bergerak

Aku merutuki diriku
Tersiksa menahan air seni yang minta dikeluarkan!

Aku harus turun!
Aku memutuskan turun dari mobil menuju ke arah gerombolan orang-orang tadi berjalan

Ya aku ke masjid
hanya menumpang buang air kecil
Aku malu sekali di hadapanMu Tuhan!

Alhamdulillah
setidaknya aku bersyukur
aku berhasil ke toilet

tapi kebodohanku lagi adalah
bersamaan dengan dikumandangkannya adzan Isya'
aku malah melangkah menjauhi masjid,
menyusul mobil kakakku yang sudah bergerak beberapa ratus meter kedepan
dan masih di dalam antrian kemacetan

Astaghfirullah
Ampuni aku Ya Allah...

Malam pertama menuju Ramadhan,
Aku lalai