Friday, January 01, 2010

Jagung Muda Punya Duda

“Angkat donk! Cepetan…!”
“Huuuhhh… sabar napa ya Bang?”
“Cepetan… ntar nggak keburu kita…” 
 
Si Abang satu ini memang terkenal tidak sabaran. Wajar saja dia ditinggal istrinya, dan sekarang hidup sebagai Duda. Tapi satu yang membuatku kagum dia punya kharisma.

“Malah bengong sih?!”
“Ohhh iya-iya Bang…”
“Ati-ati ngangkatnya…”
Aku perlahan mengangkat perlahan-lahan agar sesuai dengan permintaannya.

“Aduh!! Kan gue uda bilang pelan-pelan….!”
Tiba-tiba dia berteriak.
“Maap, maap bang.. nggak sengaja. Yang ini saya janji nggak gitu lagi bang. Maap bang.” Aku menjawab gugup.

Wajahnya sudah menunjukkan ekpresi tidak enak, seketika hilang kharisma dia sebagai Duda keren. Keringat kami sudah membasahi sekujur tubuh , sangat panas disini. Tapi aku bertahan demi uang. Begitu juga si Abang duda ini. Demi kepuasan dalam kesendiriannya dia rela melakukan apa saja.

“Nah kan gitu cakep banget dah tuh…”
Aku meringis sedikit lelah tapi berusaha tetap tersenyum , demi uang , sekali lagi demi uang.
“Lagi donk! Masukin dulu yang bener, trus angkat lagi.” perintahnya singkat.

Aku mengangguk mantap. Aku sudah tiga tahun ini kenal dengan si Abang. Dan aku pasti ada dekat dia dikala malam pergantian tahun seperti sekarang ini. Cukup setahun sekali memang aku bertemu, tapi aku mendapatkan uang tambahan banyak darinya.

Akhirnya tiba juga kali terakhir untuk malam ini. Setelah sedari tadi dia memerintahkan aku untuk memasukkan dengan benar dan mengangkat dengan hati-hati.

“Akhirnyaaa…” dia berkata lega
Aku pun menarik nafas panjang, lelah tapi aku puas dengan apa yang aku kerjakan. Si Abang duda ini juga nampak puas dengan apa yang kukerjakan. Sekali lagi, demi uang.

“Nih, jatah lo. Terimakasih ye.” Dia memberiku segepok uang ribu-ribuan.
“Iya bang, makasih. Saya duluan ya bang. Tahun depan lagi ya bang.”
“Kalo gue masih duda lo pasti gue panggil lagi!”

Aku tersenyum dan meninggalkan kawasan pinggir jalan yang mendadak menjadi pasar kaget jelang tahun baru. Puluhan karung jagung muda yang kuangkat dari mobil pick up ke lapaknya tertumpuk rapi. Disana tertulis jelas JAGUNG MUDA PUNYA DUDA

***
Terinspirasi pedagang jagung kagetan di pinggir jalan ciledug raya malam tahun baru ini :)
Met tahun baru temans!!!

1 Januari 2010 12:04 AM