Thursday, December 17, 2009

Masih tentang Dua Sisi


Mungkin ini tulisan kesekian kali dari aku soal dua sisi.
Ya, hidup dan mati.

Pagi ini,
Layar handphoneku menampilkan tulisan
2 message received

Yang satu berita duka, Seorang teman ditinggalkan Bapak mertuanya.
Yang lain, berita bahagia, Seorang teman baru saja melahirkan putra pertamanya.

Yang kulakukan adalah segera memposting dua berita ini dalam satu body email ditujukan ke mailing list tempat kami bertukar cerita dan informasi.

Send!

Allah mengambil umatNya, dan memberi penggantinya di dunia. Begitu kira-kira roda kehidupan ini berputar.

Perenungan lagi,
Seperti yang pernah kutulis sebelumnya di Born and Die,

Kutipan Al-hadist mengatakan:
Hai anak Adam kamu sekalian dilahirkan oleh ibumu dalam keadaan menangis,
sedang orang-orang yang menunggu kedatanganmu tertawa riang gembira.
Maka jadilah kamu orang yang tersenyum gembira
ketika orang disekililingmu menangisi kematianmu


Pertanyaanku masih sama,
Akankah dia hadir disaat pemakamanku?

Permintaanku masih sama,

Teman-teman, ketika aku mendahului kalian, hadiri pemakamanku ya
dan tersenyumlah ketika ada disana

Karena aku akan tersenyum untuk kehadiran kalian

:)

17 Desember 2009