Thursday, December 17, 2009

Sadar-Reflek-Miaw


Selamat Ulang Tahun VIVAnews

Sayang sekali diri ini tidak ikut bergerak ke Sukabumi, karena jadwalnya malam ini berhadapan dengan layar PC dan Televisi.

Malam ini cuma mau menulis hal kecil sebelum hari berganti.

Sepulang dari kantor, biasanya dengan driver. Tapi berhubung seluruh penghuni kantor sedang di Sukabumi, jadilah aku naik taksi.


Jalanan malam ini masih ramai. Mungkin karena besok hari libur ya? Jadi kebanyakan masih menghabiskan waktu diluar rumah.

Kurang dari satu jam, aku sudah tiba dirumah. Tidak terlalu lelah untuk hari ini. Load pekerjaan juga biasa saja. Tapi tetap saja terbayang tempat tidur ketika sudah berada di depan pagar rumah.

Yang biasa aku lakukan, membuka tas, merogoh kunci yang aku jadikan satu disebuah gantungan kunci bertali panjang, membuka gembok pagar, membuka slotnya, membuka pagarnya, dan melangkah masuk ke carport.

Kali ini ada yang lain, aktifitas membuka gembokku terhenti. Pemandangan tak biasa kudapati di depan pintu rumah. Seekor kucing berwarna abu-abu coklat yang sangat manisnya sedang tertidur persis di depan pintu.

Lucu sekali.

Aku tersenyum dan berusaha seminimal mungkin menimbulkan kebisingan. Setelah membuka pagar, aku berjalan sedikit mengendap menuju pintu melalui teras.

Kucing ini tau saja ada orang yang mendekatinya, reflek dia terbangun dan menjauh dariku. Meski tak kaget, tapi cukup sigap.

"Maaf ya miaw...aku mau masuk rumah. Kalau kamu masih tidur didepan pintu, gimana aku mau masuk?"

Miaw memandangiku sambil terduduk di sudut teras. Seolah mengerti.

Bedanya aku dengan Miaw ini. Kalau aku terbangun dari tidur, pasti tidak sesigap dia yang langusng berjalan setengah berlari. Bisa dibayangkan kalau aku, pasti akan sempoyongan karena jiwa rasanya belum terkumpul apalagi energi untuk berlari.

Butuh penyesuaian beberapa detik maksimal 1 menit untuk tersadar saat baru terbangun. Aku pernah membuktikan, saat gempa Jogja. :)

Selamat tidur lagi Miaw...